Bisakah Masker Scuba Menangkal Corona?


Pandemi memang masih berlangsung dan masyarakat tetap diminta untuk tetap mematuhi protokol kesehatan. Salah satunya adalah memakai masker ketika keluar rumah atau sedang berada di dalam ruangan yang ber-AC dan di dalam ruangan terdapat banyak orang dalam satu ruangan.

Seperti kita ketahui bersama, saat ini masker scuba memang sudah menjadi masker yang sering dipakai oleh beberapa masyarakat, sejak pemerintah dan organisasi kesehatan dunia (WHO) memberikan rekomendasi bahwa masyarakat bisa menggunakan masker kain untuk mencegah virus Corona.


Masker scuba sendiri adalah masker kain yang materialnya terbuat dari bahan ‘scuba’ atau neophrene (polychloroprene). Bagi Sisterfillah yang belum tahu, neophrene banyak dipakai sebagai bahan untuk membuat pakaian penyelam scuba.

Scuba ini juga termasuk jenis kain double knit yang ringan dan juga kuat. Bahannya memang hampir mirip dengan bahan spandex atau lycra yang juga sering dipakai untuk pakaian olahraga.

Mengutip dari klikdokter.com, dimana sudah mendapatkan penjelasan dari dr. Devia Irine Putri bahwa penggunaan masker berbahan scuba bisa membantu untuk menangkal virus Corona, tetapi tidak bisa menangkal 100%. Penggunaan masker bedah tetap menjadi pelindung yang paling dianjurkan untuk digunakan.

Kenapa masker bedah? Karena masker bedah memiliki lapisan filter untuk menyaring virus dan partikel lainnya. Tetapi memang masker bedah saat ini jumlahnya masih terbatas dan para tim medis kita masih sangat membutuhkannya.

Jadi bagi Sisterfillah yang masih sehat, tetap dianjurkan memakai masker kain, seperti bahan scuba salah satunya dan yang penting tetap menjaga jarak.

Masker scuba saat ini memang masker yang sangat diminati karena bahannya yang nyaman. Perlu diingat ketika kamu memakai masker scuba atau masker kain lainnya, penggunaannya tidak bisa dipakai seharian penuh. Masker ini tetap perlu diganti setiap 4 jam sekali, termasuk lapisan tisu jika kamu memakai tisu lagi sebagai lapisan dalamnya.

Ada satu hal penting juga yang perlu Sisterfillah ketahui bahwa masker scuba ketika dipakai, maka bahannya akan terjadi stretching atau peregangan bahan. Hal tersebut tentu akan melebarkan atau melonggarkan dan membuka pori-pori kain. Oleh karena itu pastinya dapat ditembus oleh partikel yang ada di udara.

Setelah membaca artikel ini, kami berharap Sisterfillah semakin paham mengenai masker scuba ini. Jangan sampai ketika baca berita-berita diluar sana bahwa masker scuba tidak efektif, kamu langsung mulai lagi mencari masker bedah dan menimbunnya seperti para oknum-oknum masker ketika awal pandemik di Indonesia.

Intinya kamu perlu selalu menjaga kesehatan, pola makan yang baik dan sehat. Tidak hanya itu, menjaga pola pikir agar selalu positif juga dibutuhkan agar imun kita tidak cepat drop.

Stay Healthy dan stay save. Semoga artikel ini bermanfaat.





by Administrator

No comments